Sebenarnya
bila ditinjau lebih jauh lagi, umumnya alat pemadam api gedung itu terbagi atas
3 bagian, yaitu alat untuk memadamkan api ringan, sebuah instalasi pemadam
untuk kebakaran, dan juga pemadaman kebakaran yang dilakukan dari luar oleh
dinas pemadam kebakaran. Yang menjadi tujuan dari pokok permasalahan ini adalah
gedung itu pada dasarnya diciptakan supaya melindungi diri orang – orang yang
berada di dalam gedung supaya terhindar dari berbagai macam bahaya kebakaran.
Namun
sayangnya, pada kenyataannya masih saja sering kali terdengar berita kebakaran
di sebuah gedung. Tentu saja ini sangat merugikan sekali, dari segi nyawa dan
biaya. Belum lagi, di dalam gedung tersebut tersimpan banyak data dokumen yang
penting, sehingga dengan hilangnya dokumen – dokumen itulah menjadikan sebuah
malapetaka untuk sebuah instansi perusahaan yang menggunakan gedung tersebut.
Maka dari
itulah, untuk menghindari hal – hal yang seperti itu, dalam kesempatan kali ini
akan kami sampaikan seputar cara untuk mengantisipasi adanya kebakaran dengan
cara menggunakan beberapa macam – macam alat pemadam api gedung di bawah ini,
antara lain:
Rambu – Rambu untuk Pencegah Kebakaran
Meskipun ini
terlihat tidak penting, namun ternyata gunanya juga cukup besar untuk mencegah
terjadinya kebakaran. Misalnya saja seperti rambu – rambu dilarang merokok, ada
area yang dipakai untuk khusus merokok, ada jalan evakuasi kebakaran, dan masih
banyak yang lainnya.
Kain Basah
Ini adalah
salah satu alat untuk memadamkan api yang cukup berguna. Selain mudah, kain
basah juga bisa memadamkan api dengan cepat. Misalnya saja seperti saat ada
kompor gas pada ruangan pantry yang tiba – tiba saja apinya membumbung tinggi.
Maka salah satu alternative untuk mengatasinya adalah dengan cara menggunakan
kain basah, sebagai cara untuk memadamkan api yang pertama.
APAR
Ini merupakan
salah satu alat pemadam api gedung yang ringan. Alatnya berupa tabung gas yang
bisa disemprotkan di bagian api kecil untuk mengatasi adanya kebakaran yang
muncul. Biasanya, APAR ini ditaruh di bagian tempat yang strategis. Sehingga,
alat ini bisa mudah dijangkau dan digunakan saat sedang dibutuhkan untuk
memadamkan api.
Hydrant Box
Alat ini sama
seperti tabung APAR, hanya saja volumenya jauh lebih besar. Biasanya alat ini
diletakkan pada bagian dalam dan luar gedung.
Smoke Detector
Alat ini
berguna untuk menghidupkan alarm secara otomatis saat ada asap kebakaran yang
terdeteksi oleh alat. Itulah kenapa ada larangan merokok di area dalam gedung.
Misalnya saja seperti di perkantoran dan di mall. Karena, bila terlalu banyak
asap dalam ruangan, hal tersebut bisa membuat kinerja smoke detector menjadi
tidak maksimal.
Pipa Sprinkler
Ini merupakan
sebuah instalasi pipa untuk memadamkan kebakaran yang selalu terisi air penuh
untuk mempersiapkan billa dibutuhkan sewaktu – waktu.
Sprinkler
Alat ini
kebanyakan ditaruh di bagian ujung instalasi pipa sprinkler. Caranya seperti
thermometer. Jadi bila suhu panas memuncak, maka sprinkler akan pecah karena
adanya panas tersebut. Sehingga, air akan keluar dan mengalir deras untuk
memadamkan api tersebut.
Jadi,
keberadaan dari semua alat pemadam api gedung di atas itu cukup penting sekali
untuk sebuah gedung. Karena alat – alat di atas merupakan sebuah satu kesatuan
untuk mengamankan gedung dari hal – hal terburuk yang tidak diinginkan. Jadi,
meskipun harga untuk alat pemadam itu cukup mahal, namun, mengingat keamanan
gedung kini memiliki nilai yang tinggi, maka diperlukan sebuah pengamanan
khusus untuk mengamankan gedung dari adanya kebakaran. Salah satunya adalah
dengan penggunaan alat pemadam kebakaran tersebut.

No comments:
Post a Comment